Jin Bu Yeon berkata, “Kau menyelamatkanku. Kau mungkin ingat yang pernah kukatakan, tak ada ruang untukku dihatinya dulu, tapi sekarang aku bisa terus berada disisi Jang Uk, bukankah bagus?”.
“Entahlah, kalian akan saling menyakiti,” jawab Seo Yul. “Kenapa kau berbicara seperti itu, bukankah kita ini teman?” tanya Jin Bu Yeon.
“Teman, jika kau tahu tekad yang kubuat sebelum pergi ke Danhyanggok, kau tak akan menganggapku teman?” tegas Seo Yul.
“Sepertinya suasana hatimu tak baik, apa kau masih merasa sakit? Kau bermimpi buruk?” tanya Jin Bu Yeon lagi.
“Ya, aku sakit. Seperti terbangun dari mimpi yang sangat buruk. Aku seperti mimpi menghilang bersama dengan orang yang sudah lama berada dalam hatiku.”
“Saat terbangun aku masih berada disini dan hanya dia yang menghilang. Aku benar-benar marah dan frustasi, karena dia sangat kesakitan dan menyedihkan. Aku sungguh menderita dan sedih,” jawab Seo Yul.
Seketika ingatan Naksu bersama Seo Yul pada masa lalu muncul. Memori bersama Seo Yul yang mengatakan bahwa Seo Yul sangat suka semua kenangan bersama Naksu di Danhyanggok, dan peluit yang Seo Yul berikan kepada Naksu.
Kenangan itu kembali muncul. Lantas Jin Bu Yeon langsung bertanya, “Apa kita pernah bertemu sebelumnya?”
Seo Yul hanya menjawab, “Katamu akan tahu siapa kau jika kesana kan?pergilah dan cari tahu sendiri siapa kau sebenarnya. Kau akan tahu apa motivasiku pergi ke Danhyanggok, dan alasanku berkata bahwa kau dan Jang Uk akan saling menyakiti”.
BACA JUGA: 9 Drakor Terbaru Januari 2023 Lengkap Sinopsis, Pemeran, dan Jadwal Tayangnya
Jin Bu Yeon menanggapinya, “Aku tak mau. Jika begitu aku tak akan kesana, jika tak bisa berada disisi Jang Uk aku tak ingin tahu”.
Jin Bu Yeon pergi namun Seo Yul memegangnya dan berkata, “Meski tak ingin tahu, kau tetap akan tahu”.
