:

Jam Berapa Sholat Dhuha Dilaksanakan, Ini Penjelasan Lengkapnya


Waktu Sholat Dhuha
Jam Berapa Sholat Dhuha Dilaksanakan, Ini Penjelasan Lengkapnya. (Foto: Ilustrasi/Pixabay/Purwakawebid)

Wahai Tuhanku, jika rejekiku berada di atas langit, maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi, maka keluarkanlah. bila dipersulit, mudahkanlah, jika (tercampur tanpa sengaja dengan yang) haram, sucikanlah.

Jika jauh, dekatkanlah, dengan hak dhuha, keelokan, keindahan, kekuatan, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah kepadaku apa yang Engkau datangkan kepada para hamba-Mu yang saleh”

Doa kedua:

اَللّٰهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكُ أُقَاتِلُ

Allahumma bika ushawilu, wa bika uhawilu, wa bika uqatilu.

BACA JUGA: Daftar Terbaru 5 HP Android Terbaik 2023, Harga 1 Jutaan Spek Dewa

Artinya, “Dengan-Mu, aku menerjang. Dengan-Mu, aku berupaya. Dengan-Mu, aku berjuang.”

Doa ketiga, dibaca sebanyak 40 atau 100 kali:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Rabbighfir li, warhamni, wa tub‘alayya, innaka antat tawwabur rahim.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah aku. Kasihanilah aku. Terimalah tobatku. Sungguh, Engkau Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang.”

Keutamaan Sholat Dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha sangat banyak, antara lain sebagai berikut:

1. Menjadi sedekah semua tulang manusia

َنْ أَبِى ذَرٍّ عَنِ النَّبِىِّ ﷺ أَنَّهُ قَالَ: يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ. فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى. (رواه مسلم)

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Dzar radliyallahu ‘anh, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: ‘Ada sedekah (yang hendaknya dilakukan) atas seluruh tulang salah seorang dari kalian.

BACA JUGA: Bunda Wajib Simak Ini! 3 Tips Pencegahan Stunting Pada Anak

Karena itu setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat shalat Dhuha mencukupi semuanya itu’,” (HR Muslim).

2. Menjadi Sholat Kaum Awwabin

Kaum Awwabin yaitu orang-orang yang pulang (bertaubat) kepada Allah ta’ala.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: لَا يُحَافِظُ عَلَى صَلَاةِ الضُّحَى إِلَّا أَوَّابٌ. قَالَ: وَهِيَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ. (رواه الحاكم وقال: هذا حديث صحيح على شرط مسلم)

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anh, ia berkata: ‘Rasulullah bersabda: ‘Tidak ada yang menjaga Sholat Dhuha kecuali orang yang kembali kepada Allah dengan bertaubat.

BACA JUGA: Diet untuk Obesitas, Tips Alami dan Sehat Turunkan Berat Badan

’Rasulullah bersabda: ‘Shalat Dhuha adalah shalat orang-orang yang kembali kepada Allah dengan bertaubat’,” (HR al-Hakim dan ia berkata: “Ini hadits shahih sesuai syarat Imam Muslim).

3. Setiap Dua Rakaat Mempunyai Keutamaan Khusus

Sebagaimana dalam riwayat berikut:

عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عُبَيْدِ اللهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: لَقِيتُ أَبَا ذَرٍّ، فَقُلْتُ: يَا عَمُّ اقْبِسْنِى خَيْرًا. فَقَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ كَمَا سَأَلْتَنِي فَقَالَ: إِنْ صَلَّيْتَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لَمْ تُكْتَبْ مِنَ الْغَافِلِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا أَرْبَعًا كُتِبْتَ مِنَ الْمُحْسِنِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا سِتًّا كُتِبْتَ مِنَ الْقَانِتِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثَمَانِيًا كُتِبْتَ مِنَ الْفَائِزِينَ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا عَشْرًا لَمْ يُكْتَبْ لَكَ ذَلِكَ الْيَوْمَ ذَنْبٌ، وَإِنْ صَلَّيْتَهَا ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بَنَى اللهِ لَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ. ( رواه البيهقي)

Artinya: “Diriwayatkan dari Ismail bin Ubaidillah, dari Abdullah bin Amr, ia berkata: ‘Aku bertemu dengan Abu Dzar radliyallahu ‘anh, lalu berkata: ‘Wahai Paman, beritahukanlah diriku pada suatu kebaikan.’

BACA JUGA: Hijabers, Celana Kulot Jeans dan 7 Atasan Ini Buat Kamu Modis

Lalu ia menjawab: ‘Aku bertanya kepada Rasulullah, sebagaimana Kamu bertanya kepadaku. Lalu beliau bersabda: ‘Bila Kamu Sholat Dhuha dua rakaat, maka tidak akan dicatat sebagai bagian dari kaum yang lalai.

Jika Kamu Sholat Dhuha empat rakaat maka akan dicatat sebagai bagian dari kaum yang berbuat baik. Bila Kamu shalat Dhuha enam rakaat maka akan tercatat sebagai bagian dari kaum yang taat.

Apabila Kamu shalat Dhuha delapan rakaat maka akan tercatat sebagai bagian dari kaum yang beruntung; jika Kamu Sholat Dhuha 10 rakaat maka pada hari itu tidak akan tercatatkan dosa bagimu. Dan bila Kamu Sholat Dhuha 12 rakaat maka akan dibangunkan untukmu sebuah rumah di surga’,” (HR al-Baihaqi).

Demikian ertikel tentang Sholat Dhuha, sebagaimana Radartegal.id kutip dari laman NU Online. ***

Ikuti Kami di

Tinggalkan Balasan